srundenggosong

Just another WordPress.com site

Arsip untuk kategori ‘Uncategorized

FEMAX PENGHEMAT BENSIN.

with 3 comments

Den Bagong yang berprofesi sebagai eksekutif marketing (setiap kenalan dengan cewek), kalau tetangga menyebut beliau mindring atau seles keliling.

Dengan menggunakan mobil pick up keluaran tahun 1978, pagi-pagi sudah berangkat dan sering kali jam 5 sore sudah pulang kerumah.
saat ini dagangan yang agak seru adalah beras dan gula aren.
den bagong kadang melayani pindahan rumah, kost sering kali juga membawa pasir, split, bawa sound system.
pokok-e semua diangkut asal ada duitnya.

Tumben sore ini sudah nongkrong di pos ronda sambil ngeluarin rokok 234, biasanya den bagong ini minta.
pasti baru dapet orderan besar.
“wech,…panen ya den bagong”.
“biasa srun, maklum aku kan tiap hari hight seasson” sambil merobek bungkus 234 yang masih baru.
“aku baru saja pasang penghemat bensin, biasanya tiap minggu habis Rp150.000,-tapi sekarang paling habis Rp100,000,-” sambil nyulut udud dengan zippo ndesonya.(itu lho koreknya suka nglanges).

Dengan berapi-api den bagong menceritakan penghemat bensinya.
disamping bensin menjadi hemat, tarikan mesin juga tambah enteng.lho kok bisa gitu.
“srun pikiran-mu ndak mungkin ngerti, lha wong kamu SD aja gak lulus.”kata Den Bagong.
“aku sendiri juga gak mau tahu, pokok-e ngirit.”kata Den Bagong serius.(sambil ngelus-ngelus perutnya yang buncit).

Saya tidak berani membuka/membongkar skema dari FEMAX ini dikarenakan alat ini sudah mempunyai HAK PATEN DIRJEN HAKI: 027390 dan diproduksi oleh: CV KARYA SOLENOIDA.

 Bagaimanapun juga berhemat lebih baik dari pada boros, terutama seperti saya yg kere-er.
Semoga bermanfaat.

Written by srundenggosong

Agustus 5, 2011 at 2:35 am

Ditulis dalam Uncategorized

PWM UNTUK MOTOR DC

with 14 comments

Bagi boss-boss yang suka experimen elektronik
dan bergaul dengan PCB dan uborampenya, 
pasti pernah menggunakan bor pcb.


PWM ini gunanya untuk melindungi motor
bor agar tidak panas dan akhirnya terbakar.
apalagi untuk harga motor bor juga tidak murah.


Kelebihan lain perputaran motor bisa kita atur menggunakan potensio P1,dan untuk mosfet bebas
menggunakan jenis apa saja, asal N-channel.sedangkan D3 bisa menggunakan dioda bekas powersupply

komputer bekas. bisanya bentuknya seperti transistor berkaki 3.

semoga bermanfaat,…salaman.

Written by srundenggosong

April 19, 2011 at 3:15 am

Ditulis dalam Uncategorized

AM RECEIVER 80 METER BAND

with 48 comments

Tulisan ini mengingatkan pada bapak almarhum, sekitar tahun 80-an habis bangun tidur, pulang kantor selalu 

di meja kesayangan beliau ditemani kopi dan rokok gudang garam kretek.
Dan tidak lupa solder, timah,spare part elektronik dan gondorukem.
Saya ingat betul receiver yang digunakan NATIONAL 3 band MW,SW1 dan SW2.
saat ini susah sekali mendapatkan radio, berkualitas bagus seperti dulu.
Di blog rekan-rekan memang banyak ditawarkan radio jaman dulu dengan kondisi NOS (new old stock).
Itu pun ditawarkan dengan harga yang sangat tinggi.
Demi mengenang masa-masa indah dulu, saya membeli radio FM,MW,SW1 dan SW2.
merk trade INTER***ONAL, ternyata yang ada cuma FM dan MW.
sedangkan SW1 dan SW2 tidak ada, dengan rasa penasaran saya buka chassing-nya, cuma ada 2 SPOEL OSC yaitu FM dan MW.
sedangkan rekan-rekan QSO di freq. SW1 (3,5Mhz s/d 4,1Mhz).
dan di dalam radio cuma ada IC TA2003 (sebagai radio) dan IC LM386 (sebagai AF amplifier).
Muncul ide nekat saya gimana jika radio dirombak total dan hanya SW1 saja, setelah mendapatkan gambar dan data IC TA2003. mulailah corat-coretnya.
Untuk L1 dan L2 dibuat sama karena selisih
freq. cuma 455Kc, jadi tdk begitu terpaut jauh.
ke-2 lilitan menggunakan bekas IF 455 Kc, yang
dari besi ( kita biasa beli satu set, kuning,putih dan hitam). atau mengambil dari rongsokan radio, jangan menggunakan koker terbuka, karena akan selfosilasi antara spoel receiver (L1) dan spoel oscilator(L2).

Sebelum kita gunakan L1 dan L2 kita buang C yang ada pada IF tersebut, kemudian kita buang semua
lilitan bawaan-nya dan kita lilit ulang 15 lilit dengan 12 lilit tab 3 lilit. saya mendapatkan freq. kerja
di sekitar 3MHZ s/d 5MHZ.dengan menggunakan kawat email bekas motor tape.

Kita membuat lay out dan lay in dari kertas milimeter, karena kita harus menyesuaikan PCB bawaanya.(PCB bawaan gambar paling kanan). sedangkan lay in, dengan kertas milimeter (gambar tengah). sedangkan PCB baru bagian kiri, dengan digambar manual pakai spidol anti air pilot/snowman.
Kemudian kita larutkan dengan feritclorit, setelah kita bersihkan tinta dgn tinner, kita lapis PCB dengan gondorukem direndam di tinner.

agar supaya PCB tdk mudah korosif dan mudah untuk di solder.

Selektivitas radio ini tergantung pada capasitor pada
antena sebesar 3 pf, jika dibuat 10 pf radio seperti
kotor banyak QRM. ternyata ideal di 3 pf.

Untuk keramik filter saya gunakan 4 buah, dengan resiko temen2 yang tdk zerobeat maka tdk akan
terdengar.

Sebaiknya saat tune up pertamakali c antena 3 pf tdk
dipasang dulu, setelah ketemu freq.kerja VFO baru kita pasang c antena sebesar 3 pf.

Ternyata perusahaan PANASONIC menggunakan IC TA2003 untuk product-nya yaitu radio 4 band FM,MW,SW1 dan SW2 dengan brand RL-4249 MK3.

Toeslag,….

Masih ingat radio jenis ini?
kata boss2 yang on air di 80 meter band
AM, ini receiver idola,…

Dengan Rp10,000. kita sudah mendapatkan
chassing, speaker dan pcb+komponen yg
sudah karatan (kayaknya radio ini bekas
kebanjiran). Untungnya speaker-nya masih
hidup.

Radio jenis seperti ini masih banyak di pingir
jalan dan yang tdk kalah penting adalah speaker
bawaan-nya yang masih hidup. menurut pengalaman  dengan jenis speaker bawaan radio tersebut, dengan  beli di toko. harga, ukuran, dimensi dan ohm-nya yang sama, ternyata lebih bagus dengan
speaker bawaan-nya. (saya sendiri tdk tahu sebabnya?).

Kemudian langkah berikutnya copy dimensi PCB-nya, terutama untuk tata letak VARCO dan POTENSIO
ON/OFF-nya. agar match dan terpasang kuat pada chassing.

Bagi boss2 yang suka menyolder langsung ke PCB juga go a head, tapi kata simbok membuat PCB dengan lay out kertas milimeter mempunyai filosofi,…
Bahwa kita dalam menjalani hidup tdk grusah-grusuh(ngawur), paling tdk sudah kita rencanakan dengan hati2.
Jika pun terjadi kesalahan,…yang penting kita sudah berusaha sebaik-baiknya.

THIS’S IT lay in/lay out PCB,…..

Jika dinikmati dan dirasakan dengan seksama, radio bekas banjir ini lebih sensitif dan selektif, di banding
dengan originalnya,…gak percaya? maka coba saja sendiri dan nikmati sensasinya,….

Semoga bermanfaat,…salaman dulu.
TOT ZIEN,….

Written by srundenggosong

April 9, 2011 at 11:25 am

Ditulis dalam Uncategorized

LAMPU LED SEBAGAI PENGANTI LAMPU NEON 220VAC

with 4 comments

Melanjutkan tulisan yang jadul, katrok dan
ndeso. sebetulnya lampu LED untuk rumah 
tangga dengan tegangan input 230VAC 
sudah banyak dipasaran. terutama di kota
besar. (jika di ndeso saya gak ada yang jual)
tentu dengan harga yang tidak murah, apalagi 
buat kantong seperti saya, gak bakalan kebeli.
maka sebaiknya kita bikin sendiri aja, coba
dilihat gambar samping,….(gampang khan).

Bahan-bahan:
1. LED putih. (di toko elektronik 1pc: Rp400)
2.dioda 1n4007 (4 buah)
3.elco 10uf/160volt.
4.capasitor 1uf/400v (ini optional tergantung rangkaian)
5.resistor secukupnya.

Dengan data LED yang PUTIH kalau gak salah 3volt 50mA. dengan memasukkan rumus waktu
saya sekolah SD dulu R=(V/I) dimana : R dlm ohm, V dalam volt  dan I dalam ampere.
kemudian kita cari nilai C dengan rumus f: 1/(2.3,14.R.C)

Dari soal diatas diketahui:
 1 buah LED: 3volt 50mA kali 24 buah LED, tegangan PLN 230VAC 50Hz.
maka:
 R: 3160 ohm dan C:1,007uf jadi untuk gambar diatas sudah bener dan sesuai rumus.

dan silahkan untuk dibuat terutama kere-er seperti saya, jika punya uang tentu lebih suka
membeli, maklum males ngopeni uang receh.

Jika rekan-rekan akan menambah jumlah LED atau mengurangi harus menghitung ulang nilai C-nya.

Untuk lebih jelas silahkan foto yang jadul, katrok dan ndeso di bawah ini:
dan semoga bermanfaat.



.

Written by srundenggosong

Februari 21, 2011 at 3:34 am

Ditulis dalam Uncategorized

CHARGER UNTUK 12VOLT ACCU DENGAN CUT OFF

with 7 comments

Postingan ini sangat kuno dan jadul pol..
tapi berhubung saya masih menggunakan
dan seringkali tetangga pinjem, akhirnya
saya postingkan saja. siapa tahu ada 
yang menggalami senasib dengan saya.


Apalagi saya tinggal di ndeso yang sering kali
listrik mengalami byar..pet. maklum cuma 450.


Pada gambar disamping adalah charger dengan kemampuan 5Ampere, tapi pada LM338 diganti dengan LM317 maka daya menjadi 1,5 ampere. saya rasa cukup untuk nge-cas aki 7,2A. atau sekelas aki sepeda motor. kita atur dulu keluaran dari LM317 sebesar 14V dengan cara mengatur nilai resistor pada ADJUST, bisa menggunakan VR atau resistor fix. setelah aki penuh atau mencapai 12volt dioda akan membuka dan pada kaki ADJUST pada LM317 akan nyambung langsung ke ground, maka tegangan output akan menjadi 1,2volt. untuk zener 12v kebanyakan di toko cuma 1/4 watt, maka saya paralelkan saja 8 buah. berhubung menggunakan LM317 maka transformator cukup menggunakan 2A saja.


Itu cerita singkat dan ngawur dari saya yang tidak pernah makan sekolahan, jika rekan lebih paham. silakan ditambahkan. 

Charger ini sering dipinjem sama tetangga yang berprofesi sebagi tukang setrum ikan, jadi mencari ikan /belut dengan cara di strum menggunakan aki 12 volt. maklum boss,…namanya juga orang ndeso.
semoga bermanfaat.

Written by srundenggosong

Februari 16, 2011 at 6:51 am

Ditulis dalam Uncategorized

JASA INTERNET WIRELESS BERDASARKAN FREQ.UPLINK(TX)

with 2 comments

Pada dasarnya jasa internet berdasar freq. bisa kita kelompokkan menjadi 3.
1. Freq.450Mhz digunakan provider CERIA masih CDMA 2000 1X jadi belum EVDO.
2. Freq. 800Mhz digunakan provider FLEXY (CDMA 2000 1X), STARONE (CDMA 2000 1X), AHA/ESIA (CDMA EVDO) dan MOBI/FREN/SMARTFREN (CDMA EVDO).
3. Freq. 1900Mhz digunakan provider ALL GSM HSDPA dan SMART ( CDMA EVDO)

NOTE:

Untuk EVDO dan HSDPA silakan ditanyakan ke kantor provider di kota anda masing-masing.

Written by srundenggosong

Februari 4, 2011 at 4:34 am

Ditulis dalam Uncategorized

ANTENA YAGI 1,9Ghz UNTUK MODEM SMART DAN GSM HSDPA (eindelig)

with 9 comments

Atas desakan anak bapak lurah yang terhormat, dengan terpaksa saya membuat antena untuk usb modem cdma smart. kita tahu semua bahwa smart kerja di freq. 1900Mhz dan kebetulan kok sama dengan freq. gsm.

Memang anak pak lurah itu usil mulutnya, artinya “yang merasa waras, ngalah”. Dengan cengar-cengir( kayak orang lagi nahan pipis), mas srundeng tolong bikin antena untuk usb modem smart ya,…biar signal mentok dan full…, sambil menarik lengan baju, pamer tatto. entah tato apa…sepertinya gambar panci entahlah….

Ini rencana aku taruh di lantai 2, jadi harus…water empruf…wech…ya den mas john karak jawab saya. 
nama dia sebenarnya suparno, tapi gak mau dipanggil parno atau suparno. maunya dipanggil john.
berhubung nenek dia juragan karak di ndeso, maka temen-temen panggil dia john karak. ( karak:kerupuk)

Pertama kita siapkan schematiknya dan dimensinya dulu.
Yagi design frequency =1900.00 MHz
Wavelength =158 mm
Parasitic elements contacting a square section metal boom 16.00 mm across.
Folded dipole fully insulated from boom
Director/reflector diam =3 mm
Radiator diam =3 mm

REFLECTOR
89 mm long at boom position = 30 mm  (IT = 36.5 mm)

RADIATOR
Single dipole 72 mm tip to tip, spaced 32 mm from reflector at boom posn 62 mm (IT = 28.0 mm)
Folded dipole 74 mm tip to tip, spaced 32 mm from reflector at boom posn 62 mm (IT = 29.0 mm)

DIRECTORS
Dir    Length    Spaced    Boom position    IT    Gain    Gain
(no.)    (mm)    (mm)    (mm)        (mm)    (dBd)    (dBi)
1    77    12    73        30.5    0.8    2.9
2    76    28    102        30.0    4.6    6.8
3    75    34    136        29.5    6.7    8.8
4    75    39    175        29.5    8.1    10.2
5    74    44    219        29.0    9.2    11.3
6    73    47    267        28.5    10.1    12.2
7    73    50    316        28.5    10.8    12.9
8    72    52    368        28.0    11.4    13.6
9    71    54    423        27.5    12.0    14.1
10    71    57    480        27.5    12.5    14.6
11    70    59    539        27.0    12.9    15.1
12    70    61    600        27.0    13.3    15.5
13    70    62    661        27.0    13.7    15.8
14    69    62    723        26.5    14.0    16.2
15    69    63    787        26.5    14.3    16.5
16    68    63    850        26.0    14.6    16.8
17    68    63    913        26.0    14.9    17.0
18    68    63    976        26.0    15.1    17.3
19    68    63    1039        26.0    15.3    17.5
20    67    63    1102        25.5    15.5    17.7

COMMENTS
The abbreviation “IT” means “Insert To”, it is the construction distance from the element tip to the edge of the boom for through boom mounting

Spacings measured centre to centre from previous element
Tolerance for element lengths is +/- 0 mm

Boom position is the mounting point for each element as measured from the rear of the boom and includes the 30 mm overhang.The total boom length is 1132 mm including two overhangs of 30 mm

The beam’s estimated 3dB beamwidth is 26 deg

A half wave 4:1 balun uses 0.66 velocity factor RG-58A (PE)  and is 52 mm long plus leads
FOLDED DIPOLE CONSTRUCTION
Measurements are taken from the inside of bends
Folded dipole length measured tip to tip = 74mm
Total rod length =171mm
Centre of rod=86mm
Distance BC=CD=24mm
Distance HI=GF=22mm
Distance HA=GE=42mm
Distance HB=GD=61mm
Distance HC=GC=86mm
Gap at HG=5mm
Bend diameter BI=DF=25mm

If the folded dipole is considered as a flat plane (see ARRL Antenna Handbook) then its resonant frequency is less than the flat plane algorithm’s range of 10:1

Daftar di atas ada 20 elemen, berhubung keadaan saya membuat cuma 13 elemen saja. dalam hal ini minimum elemen yang dianjurkan 8 elemen. sukur lebih dari 8 elemen. elemen ke 13 gain-nya adalah 15,8dBi. (wuich sudah cukup gede penguatanya).

Gambar samping adalah membuat folded-nya dimana total lenght 171mm.
pada penjelasan di atas bahwa untuk driven dan reflector bonded boom, jadi kalau gak salah driven dan reflector nempel atau sambung dengan boom.

Kemudian kita ambil boom yang mempunyai ukuran 16x16mm batang alumunium, untuk radial dan driven menggunakan kawat tembaga 3mm( biasa beli di toko listrik, bilang kabel ground untuk instalasi rumah). supaya bisa nempel di alumunium, maka kita potong PCB polos seperti terlihat di gambar dan untuk driven dan reflector kita solder ( untuk solder yang 60 watt, jika pakai 25 watt kurang nempel).

Untuk menempelkan PCB polos dan alumunium batangan tentu kita bor dan kita rifet.
dan jangan lupa kita buatkan dudukan radiatornya, karena data diatas bahwa radiator fully insulated from boom, jadi radiator tdk nyambung dengan boom.
Setelah semua terpasang jangan lupa untuk mengecek apakah PCB polos sudah tersambung dengan boom alumunium, dengan menggunakan multimeter.

Dan jangan lupa untuk membuat balun dari kabel coexial 50ohm RG-58A dengan panjang cuma 52mm.

Setelah itu kita pasang USB modem , kita remove dulu original antena dan kita buatkan JUMPER sependek mungkin. dikarenakan output usb modem cuma 1mw. jika kita menggunakan pigtail atau jumper yang panjang akan membuat loosing pada signal. kecuali output usb modem 5 watt maka silahkan menggunakan coexial panjang.
Untuk penghubung antara USB modem dengan komputer saya menggunakan kabel CAT 5E dengan connector USB.untuk cara membuat kabel CAT 5E dengan connector USB sudah saya posting di bulan desember 2010.

Sebelum diambil juragan john karak nikmati dulu paket silvernya,….

PART 2(eindelig)

Dikarenakan yang punya modem sudah silent key,…jadi dengan berat hati saya kembalikan semua barang milik beliau ke keluarganya.
Dari semua langkah di atas yang merepotkan dan kakeyan ragat. sebaiknya rekan2 menggunakan wajan saja, dengan merubah diameter pipa PVC 3″ menjadi 4″.
Tentunya disertai tunning seperti pada WAJANBOLIK.

Harap bagian yang kritis adalah bagian fw, try and error jangan dilupakan

Sebaiknya wajan ditempatkan di atas genting, menggunakan pipa galvanis/bambu.
Dan sebagai penghubung menggunakan CAT 5e dengan penyambungan seperti posting terdahulu.

Sebaiknya boss-boss menggingat:
1. Untuk freq.450Mhz (CERIA) lebih cocok menggunakan yagi.
2. Untuk freq.800Mhz ( flexy,starone,smartfren dan aha) lebih cocok menggunakan yagi.
3. Untuk freq.1900Mhz/1,9Ghz(smart and all gsm) lebih cocok menggunakan wajanbolik.

4.Untuk freq.2400Mhz/2,4Ghz (wifi) lebih cocok menggunakan wajanbolik.

Semoga bermanfaat,….salaman.

Written by srundenggosong

Januari 27, 2011 at 4:21 am

Ditulis dalam Uncategorized

MISTERI/RAHASIA WAJANBOLIK 2,4Ghz WIFI

with 6 comments

Sebetulnya sudah banyak yang menulis

wajanbolik, entah itu copypaste atau
asal-asalan seperti saya.
Dan tetap masih banyak yang gagal
membuat wajanbolik, bahkan ada
pertanyaan apakah rumus parabola 
itu benar atau salah?….waduh……

Saya yakin rekan-rekan sudah tahu
rumus dasar parabola:

fw : Dw^2 / (16 dw)
fw : titik fokus wajan, signal yang paling besar.
Dw : lebar wajan
dw : kedalaman wajan.

Untuk bahan-bahan silakan lihat gambar di bagian atas:
1.wajan nomer: 16 (entahlah produksi mana,…)
2.paralon PVC ukuran 3″ dengan panjang fw+25cm ( digambar L:20 cm s/d 25cm)
3.tutup paralon 2 bh.
4. lakban alumunium. bisa dibeli di toko bangunan, kalau gak salah namanya lakban talang.

Contoh :

Cara menghitung DW atau lebar wajan

Dw -nya adalah : 35,2cm.

Cara menghitung dw atau kedalaman
wajan.

dw -nya adalah : 10,1cm

maka dengan rumus :

fw : Dw^2 / (16 dw)

fw : 7,62cm.

Setelah kita menemukan titik fokus fw : 7,62 cm,
saya jamin signal anda akan semakin jelek.
lho kok bisa begitu?

Kita harus melakukan TUNNING,
atau harus menyelesaikan faktor K.
atau istilah saya faktor X.

Caranya dengan MERUBAH/ MENAMBAH
nilai fw. dengan cara MENGURANGI
NILAI L ( panjang lakban).

Jadi nilai fw ditambah dengan cara mengurangi

nilai L dari 1 cm ke 2 cm dst
dari nilai awal fw: 7,62 cm saya kurangi dikit demi
dikit ( saya kurangi tiap 1 cm )

Ternyata titik fokus wajan yang paling bagus di 11 cm. dengan nilai Dw : 35,2 cm dan dw : 10,1 cm.

jadi kita sudah bisa menjawab pertanyaan diatas.
jadi rumus antena parabola benar atau salah?
menurut saya rumus parabola benar, yang salah kita.
para kere-er yang memaksakan wajan menjadi
antena parabola.

Lha kok aneh wajan buat goreng ikan asin kok dibuat antena parabola.
BUT IT’S WORK.
Dengan wajan nomer 16 dan usb wifi adapter WN322G ketinggian pipa 6 meter mendapatkan signal 60%
dengan jarak 2 km. AP milik pemda ( itu dulu boss, sekarang sudah sadar hahaha….)
.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

NOTE

Jika digunakan untuk usb modem smart dan usb gsm (HSDPA) yang bekerja di freq. 1900Mhz cukup dengan mengganti diameter pipa paralon dari 3″ menjadi 4″.

Written by srundenggosong

Desember 10, 2010 at 3:58 am

Ditulis dalam Uncategorized

MEMBUAT SENDIRI USB EXTENDER DENGAN KABEL UTP CAT 5E TANPA EXTERNAL TEGANGAN +5 VOLT DC

with 7 comments

Untuk mendapatkan signal yang bagus, memang kita

harus meletakkan USB MODEM CDMA/GSM
ditempat yang tinggi. maka kita memerlukan KABEL
USB yang panjang paling tidak 17 meter. 
Banyak blog membahas kabel utp cat5e dengan
diberi tambahan tegangan +5volt. maka saya coba
dengan panjang 20 meter tanpa menggunakan
external tegangan.
Pertama-tama kita membeli kabel USB yang panjang
kira-kira 1,5 meter panjang, kalau tidak salah harga Rp6000. kenyataan di lapangan kabel usb abal-abal ini saya pasang USB MODEM tidak mau deteck/ gak bisa dipakai. saya berasumsi mungkin kabel yang jelek dll. ternyata kabel ini masih ada gunanya, maka kita manfaatkan saja CONNECTOR MALE maupun FEMALE-nya. dan untuk kabelnya kita buang ke sampah, jangan dibuang di kali ya boss, ntar banjir lagi.
Ini adalah penampakan kabel USB yang abal-abal
yang gak bisa dipakai setelah kita membuang 
kabelnya. jadi hanya conectornya yang kita ambil.
Pada gambar sebelah kanan bagian FEMALE saya beri dudukan dengan sepotong PCB untuk memudahkan pemasangan KABEL UTP, sehingga kabel utp tertanam kuat dengan connector female-nya. sehingga kita tidak menemui kecelakaan putusnya kabel utp terhadap connector female-nya.
Kemudian kita lihat bahwa USB MALE (CONNECTOR LAKI-LAKI) mempunyai 4 PINS.
sebenarnya menurut saya ada 5 pins yang harus kita sambung nanti yaitu:
1. pin1 adalah untuk tegangan, tegangan disini adalah tegangan 5 volt DC.
2. pin2 adalah tempat DATA -
3. pin 3 adalah tempat DATA +
4. pin 4 adalah tempat tegangan -/ ground.(tegangan minus)
5. chassing adalah tempat tegangan -/ ground.(tegangan minus)
Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar ini
Pada gambar sebelah adalah contoh tentang USB 2.0
biasanya ( di komputer jadul saya). menggunakan 
USB 2.0 standart A. untuk sekedar ilustrasi gambar
ini dilihat dari depan. alangkah baiknya rekan-rekan 
menggambil MULTITESTER/ voltmeter untuk 
mengukur ulang pada komputer masing-masing
apakah benar pada PIN 1 adalah tegangan positip.
Setelah mengecek/ mengukur pada komputer masing-masing,
jangan percaya saya lho boss, lha saya saja SD INPRES gak
lulus.
Kita ambil kabel STP atau UTP
 kalau punya, kalau gak punya ya minta. jika gak ya…
beli. atau mungkin mau seperti saya yang minta sama temen
yang bekerja di suatu perusahaan percetakan. ya walau bekas
tapi masih bisa dipakai, cukup dengan rokok 1 bungkus dapet 
17 meter.( sebenarnya 20 meter, saya potong karena saya
hanya membutuhkan 17 meter)
Pada gambar sebelah coba perhatikan kabel STP/UTP, saya tidak bermimpi untuk mendapatkan kabel STP karena kabel ini sangat muahal.
jadi untuk 17 meter kabel UTP sudah lebih dari cukup.
Pada undang-undang perkabelan untuk DATA+ dan DATA- harus kabel satu plintiran yang mempunyai impedansi 100ohm. pada gambar sebelah ada 4 kabel satu plintiran (twisted pair).
Jadi silakan pilih warna yang mana saja untuk DATA+ dan DATA-
biasanya saya menggunakan warna HIJAU dan HIJAU PUTIH 
untuk DATA+ dan DATA-.
DAFTAR WARNA KABEL dan PIN:
1.pin 1 menggunakan warna COKLAT dan COKLAT-PUTIH untuk tegangan + 5 volt DC.(2 kabel)
2. pin 2 menggunakan warna HIJAU-PUTIH untuk DATA -(1 kabel)
3. pin 3 menggunakan warna HIJAU untuk DATA +(1 kabel)
4. pin 4 menggunakan warna BIRU dan BIRU-PUTIH untuk tegangan minus (ground).(2 kabel)
5. pin 5 menggunakan warna ORANGE dan ORANGE-PUTIH untuk tegangan minus (ground).(2 kabel) NB: pin 5 adalah
chassing/body

Untuk diperhatikan pin 1,4 dan 5 bisa menggunakan warna
apa saja, sedangkan pin 2 dan 3 bisa menggunakan warna

apa saja asal SATU PLINTIRAN (TWISTED PAIR).

Gambar disamping  kabel USB EXTENDER 17 meter tanpa tegangan external +5 volt dan saya menilai setengah jadi karena seharusnya ditambah dengan isolator bakar, sehingga connector male dan female terlihat rapi

Cara ini sudah saya coba sekitar 1,5 tahun yang lalu, dan sudah terbukti di lapangan dan yang penting IT’S WORK.
Dan tidak memerlukan EXTERNAL TEGANGAN +5 volt ribet wech,….

PIN 5 PADA BODY/CHASSING,….

Semoga bermanfaat.

Written by srundenggosong

Desember 9, 2010 at 7:30 am

Ditulis dalam Uncategorized

CARA ISI ULANG CATRIDGE DAN RESET PRINTER CANON PIXMA IP1980

with 2 comments

Printer canon pixma IP1980 ini milik temen-temen karang taruna di desa saya, baru dipakai 1 minggu saja tinta sudah habis. kejadian itu kira-kira sudah 1,5 tahun yang lalu. saya tulis disini supaya temen-temen dan saya pribadi bisa mengingat jika lupa. cara ini 100% menggunakan manual, jadi tdk menggunakan software neko-neko dan sudah jelas terbukti dilapangan.

1.Colokin tegangan printer, tekan power sehingga Cartridge bergeser ke arah kiri mentok, langsung colokan printer ditarik dari stop kontak listrik 220VAC. sehingga kita dapat melepaskan Cartridge baik hitam maupun yang warna.

2. Lepas semua cartridge isi dengan tinta, gak usah banyak-banyak cukup dengan 2ml saja. diusahakan elemen Cartridge tetap bersih, dengan diseka dengan menggunakan tissue.

3.Pasang kembali ke-2 cartridge, colokin tegangan printer kemudian tekan power tunggu sampai bling warna hijau berubah menjadi warna hijau continue, tdk kedip-kedip lagi ( warna hijau menyala terus).

4.Driver pixma ip1980 kita remove/ dihapus, setelah kita menghapus driver lama kita pasang driver yang baru  ikuti petunjuknya (seperti pasang printer baru) dan printer siap digunakan.

5. Jika ada warning tentang deteksi tinta, tekan resume (warna kuning ) selama lima detik, tunggu sampai warna hijau menyala terus. dan printer siap digunakan.

6.Jika kita sudah selesai menggunakan printer ini, tekan power on (warna hijau) tunggu sampai warna hijau hilang baru kita lepas USB CABLE dan tegangan printer 220VAC.

7.Saat digunakan lagi, colokin tegangan 220VAC dan colokin USB CABLE ( di tempat USB yang kita gunakan), tekan power on tunggu sampai warna hijau berkedip-kedip berubah hijau continue ( warna hijau nyala terus) dan printer siap digunakan.
semoga bermanfaat.

NOTE

Jika rekan-rekan males untuk memasang driver baru maka pada POINT 1, SAMBIL TEKAN TOMBOL INI. saya tdk tahu namanya, lebih jelas lihat penampakan:

Written by srundenggosong

Desember 1, 2010 at 6:07 pm

Ditulis dalam Uncategorized

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.